Jodoh…

Jodoh dan kematian adalah rahasia-Nya yang tersimpan dalam tabir dan keghaiban-Nya, dan tersimpan dengan indah dalam tiap lembar daun di Lauhul Mahfudz.

Jika…

Jika kamu tidak dapat memiliki apa yang kamu cintai saat ini, maka cintailah apa yang kamu miliki saat ini.

Ukhuwah…

Ukhuwah yang terbina biarlah seperti seutas tasbih. Ada awal, tapi tiada akhir. Dicipta untuk mengingat-Nya dan disusun untuk mengharap ridha-Nya.

Mungkin...

Mungkin, kegagalan, masalah, dan lingkungan yang tidak menyenangkan adalah sebagian dari skenario Allah SWT dalam membina diri kita.

Jangan...

Jangan bersedih, walau letih dan tertatih menahan perih bersandar dalam sabar dan berdiri tegar, hadapi semuanya tanpa gentar, Kita punya Allah Yang Maha besar, sandaran hati, sandaran jiwa tempat kita menemukan damai itu kembali dan menemukan kembali senyum kebahagiaaan

Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

Minggu, 23 September 2012

Dia tak lebih kuat dariimu , ketika dia tak pernah menangis .
Dia tak lebih bijak darimu , ketika dia mampu mengucap nasehat .
Dia tak lebih dewasa darimu , ketika dia tak pernah mngeluh .
Dia tak lebih kaya darimu , ketika dia tak nampak mnderita akan harta .
Dia tak lebih tampan/cantik darimu , ketika dia tak nampak pusing dgn stylenya .


dan poin pentingnya Allah tak lebih syang padanya sehingga dia seperti tanpa duka , porsi dan kadar nikmat Allah padamu dan padanya sama , tak ada bedanya .

Dia sama sepertimu hanya ,
dia lebih menikmati apa yang Allah fasilitaskan kepadanya .
dia lebih mensyukuri apa yang diperoleh atau yang tak diperolehnya .

sehingga hidup lebih sudah dijalaninya , lebih bahagia diarunginya .


sederhana , itu dari dirimu sendiri yang mau atau tidak menerima karunia-Nya .
hidup itu indah jika kau tau bahwa tiap hal yang menimpa diri adalah nikmat dan wujud kasih sayng dari-Nya untukmu .

percayalah Allah Sayang padamu apapun yang menimpamu saat ini ..

kau yang bersedih saat membaca ini , kau yang tersakiti , kau yang banyak masalah , kau yang merasa dibohongi dan dilukai ...

Tersenyumlah ^__^


percayalah itu wujud kasih sayang Allah untuk mnyamapaikan yang lebih baik padamu .

keep istiqomah wa hamasah....

Jumat, 15 Juni 2012

-Puisi Malam-


Entah apa yang membuat hati mendadak nyeri tatkala terlintas peristiwa pada suatu masa yang hadir dalam renungan malam
<3 Indah dan Lembut
Ketika mengingat bahwa dulu pernah ada hari yang begitu berat untuk dituntaskan, di mana tiap detik begitu berarti untuk di lewati.  Dan berharap esok kan kembali mengulang senyum seperti hari ini.
Adakalanya merasa diri begitu dicintai oleh seseoang yang mungkin saat ini tidak berminat lagi memandang walau sesaat.
Tak ada yang perlu di tangisi ketika malam telah berganti pagi, karena menangisi masa yang telah lalu hanya akan membawa jiwa dalam keterpurukan yang menyesatkan.
Simpanlah masa dimana kita duduk berdua saling menatap kagum dan berkata “ Alangkah beruntungnya diriku memiliki kekasih sepertimu…”
Simpan itu dalam relung hati yang paling dalam,,,
Ketika hari beranjak siang, tersadarlah bahwa sosok yang dulu hidup dalam kenyataan tidak akan lagi kembali untuk mengulanginya.

Banjarnegara 15/06/2012 21:33

Kamis, 07 Juni 2012

•*´¨`*•.*♥*.•*´¨`*•Beri aku sedikit waktu•*´¨`*•.*♥*.•*´¨`*•


Beri aku sedikit waktu untuk sembuhkan lukaku, menghilangkan takutku, meyakinkan hatiku
Tuk jadi balerina di panggung hatimu

Hatiku masih dihinggapi rasa takut akan kelamnya masa lalu
Hingga membuatku ragu untuk melangkah maju untuk menggapai cinta yang baru

Aku tahu kamu tak sabar menunggu dan benci menanti
Tapi bukan maksudku untuk membiarkanmu berada dalam ketidakpastian
Aku hanya ingin memantapkan hati

Tolong beri aku sedikit waktu
Untuk mempersiapkan hatiku
Agar hadirmu benar-benar indah mewarnai hidupku

(Yogyakarta, 31 Desember 2011 09:22)

Minggu, 13 Mei 2012

♥♥ ♥♥Maaf, Aku Lebih Mencintai-Nya ♥♥ ♥♥


Baru aku sadari betapa bodohnya aku yang tak tahu kalau sebenarnya Dia sangat menyayangiku
Bagaimana tidak,
Dia selalu memenuhi kebutuhanku, menjagaku, dan melindungiku
Dia selalu ada disaat aku senang maupun sedih
Bahkan disaat aku menangis karenamu, Dia selalu ada untuk menenangkan hatiku
Cinta-Nya padaku tak tertandingi oleh siapapun

Namun aku sama sekali tak menyadarinya
Cinta yang seharusnya kuberikan untuk-Nya malah ku berikan padamu
Waktu yang seharusnya ku habiskan untuk berdua bersama-Nya, malah ku habiskan untuk berdua bersamamu

Aku takut Dia akan marah padaku
Aku takut jika Dia tak lagi mencintaiku karena aku tak membalas cinta-Nya

Oleh karena itu aku mohon pengertianmu
Jangan marah jika mulai saat ini rasa cintaku lebih banyak ku berikan pada-Nya
Jangan marah  pula jika mulai saat ini waktuku banyak ku habiskan untuk berlama-lama bersama-Nya
Sungguh kau tidak boleh marah dan cemburu pada-Nya

Maafkan aku, karena aku lebih mencintai-Nya

Yogyakarta,12/05/2012 14:48

Selasa, 08 Mei 2012

KESEDIHANKU

 Luka hatiku belum jua mengering meski musim telah berganti
Apa hatiku yang terlalu ringkih menerima hujaman keangkuhanmu?
Atau memang pedang egomu yang terlalu dalam menancap dalam kalbu?
Entahlah..
Semua sudah terjadi,
Dan tak mungkin dapat ku kembali untuk memperbaiki
Engkau yang pernah ku cintai setulus hati
Mungkin ku harus merelakan dirimu pergi
Dan aku yang pernah kau cintai dalam kata
Mungkin ku harus ikhlas menerima semua

 
(Yogyakarta, 28 Maret 2011 21:15)

Sabtu, 24 Desember 2011

20 tahun di depan mata,,,,



Tidak terasa umurku sudah di penghujung angka 19 tahun,,,
Rasanya baru kemarin aku merasakan timangan ibu,,,
Tidak ada bosannya mengenang masa kecilku itu, masa dimana aku begitu merasakan kesempurnaan sebagai seorang anak,,,
Mendapatkan kasih sayang yang begitu melimpah dari bapak dan ibu tercinta,,,
Senang rasanya saat itu,,,, ^_^

Bapak, ibu,,
Berkat pengorbanan dan perjuanganmu kini aku telah tumbuh menjadi dewasa,,,
Bukan lagi gadis kecil yang dulu sering dimarahi karena malas mandi, malas belajar, atau pun lupa waktu saat main,,,
Aku tahu, di setiap sholatmu namaku tak pernah lepas dari setiap do’a-do’amu,,
Karena aku tahu bahwa engkau punya harapan besar terhadapku,,,
Bukan harapan kalau aku kelak bisa membalas pengorbanan bapak dan ibu selama ini,,,
Bukan harapan kalau aku kelak bisa mengembalikan apa yang telah bapak dan ibu berikan kepadaku selama ini,,,
Tapi harapan tulus dan suci dari orangtua kepada anaknya,,,
Harapan agar aku kelak bisa lebih baik dari ibu dan bapak,,,
Harapan agar aku mendapatkan kebahagiaan,,,
Harapan agar aku tidak diremehkan orang,,,
Dan harapan-harapan lain yang sesungguhnya itu untuk kebaikanku,,

Bapak, ibu,,,
Terimakasih atas semua yang bapak dan ibu berikan selama ini,,,
Aku berjanji akan berusaha menjadi yang engkau harapkan,,,
Kelak akan ku ciptakan senyum terindah di raut wajah bapak dan ibu,,,

Bapak, ibu,,,
Menjadi anakmu adalah anugerah terindah untukku,,,
Semoga aku juga menjadi anugerah terindah untuk bapak dan ibu,,,

(Yogyakarta, 18Desember 2011)

Padamu yang telah Allah amanahi untuk menjadi malaikat pelindung untukku



Tulisan ini ku buat special untuk malaikat cantik yang dikirimkan Allah untuk menjagaku di dunia
Malaikat cantik berhati lembut yang biasa ku panggil ”Ibu”.

16 Januari 1992,
Itu adalah hari pertama aku melihat dunia
Hari yang sama dimana engkau sedang mempertaruhkan nyawa demi melahirkanku
Dan itu sebuah pengorbanan terbesar dari peran seorang ibu.

Satu minggu, satu bulan, hingga satu tahun usiaku
Engkau tetap merawatku dengan penuh kasih sayang
Kadang aku sering menyita waktu istirahatmu dengan menangis tengah malam
Kadang aku sering membuatmu kesal dengan kenakalanku
Tapi itu tak membuatmu lelah untuk tetap merawat dan membesarkanku.

Seiring berjalannya waktu kini aku telah beranjak dewasa
Tak terasa hampir 20 tahun engkau mendidik dan membesarkanku
Tak nampak sedikitpun rasa lelah terpancar dari wajahmu.

Tangan yang dulu masih kuat mengangkat beban, sekarang semakin melemah
Kulit yang dulu kencang, lambat laun mengeriput
Rambut yang dulu hitam legam, kini mulai ditumbuhi rambut-rambut putih
Kini tak terasa engkau semakin menua.

Ibu di usiamu yang sudah tidak muda lagi
Aku ingin sekali membahagiakanmu
Aku ingin menciptakan senyum terindah di wajah ayumu
Senyum terindah yang tercipta karena engkau telah melihat aku menjadi orang yang engkau harapkan
Tanpa do’a  ke ridhoanmu aku tak akan pernah bisa menjadi seseorang yang luar biasa
Terimakasih Ibu atas kasih sayang, pengorbanan, keikhlasan, dan kesabaranmu dalam membesarkanku hingga saat ini
Semoga Allah memberikan balasan surga yang indah untukmu nanti
Amien.

“Selamat Hari Ibu”
Aku sayang ibu
Engkau adalah anugerah terindah untukku.

^_^
(Yogyakarta, 21 Desember 2011 22:37)

Jumat, 10 Juni 2011

ANTARA MAYA DAN NYATA

Kuselesaikan rangkaian kalimat ini.
Dalam senyum dan air mata.
Entah apa yang aku rasa saat ini.
Aku pun tak mengerti.
Semua terasa mengambang.
Antara maya dan nyata.
Itulah sosokmu dalam hatiku. . .

(Banjarnegara, 3 Mei 2010)

KU SIMPAN SAJA DISINI

Kapan kau akan mengerti bahwa aku juga punya rasa itu.
Rasa yang dulu pernah kau ungkapkan.
Namun kini semua tinggal cerita.
Kau terlalu cepat melupakanku.
Sebelum aku menyapamu dengan cintaku.
Hatimu terlalu keras untuk ku luluhkan.
Hatimu terlalu jauh untuk ku sentuh.
Kau berlalu pergi bersama lukamu.
Dan aku tetap disini bersama lukaku.
Rasa ini begitu indah untuk dilupakan.
Lebih baik kusimpan saja disini. . .
Di hatiku. . .

(Banjarnegara, 3 Mei 2010)

SEWAJARNYA SAJA

Perlakukan aku sewajarnya saja.
Tak perlu begitu memuja.
Karena aku memang tak pantas dipuja.

Cintai aku secukupnya saja.
Tak perlu begitu mendamba.
Karena cinta teragung hanya tertuju kepada-Nya.
Ketahuilah kasih, sikapmu yang begitu baik sebenarnya menjadi beban di hati ini.
Memang ku bahagia.
Tapi aku juga takut.
Takut jika suatu saat akan membuatmu sakit.

Aku ini wanita biasa.
Yang bisa salah.
Yang bisa sakit.
Karena disakiti ataupun menyakiti.
Yang ku pinta padamu hanya itu.
Karena bila kelak ku tak bisa lagi di sampingmu.
Tak begitu ada kecewa yang mendalam di hatimu, juga di hatiku.


(Banjarnegara, 6 Mei 2010)